Debit Air Berkurang, Lapas Bukit Semut Bangka Terancam Krisis Air Bersih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lapas Bukit Semut di Kabupaten Bangka terancam krisis air bersih akibat musim kemarau yang menyebabkan penurunan debit air. Kepala Lapas Dadang Rais Saputro menyampaikan bahwa 450 warga binaan harus dilayani dengan sumber air yang terus menyusut. Kapasitas ideal lapas hanya 185 orang, namun karena menampung limpahan narapidana dari dua wilayah hukum, jumlah penghuni pernah mencapai 650 orang. Program bebas bersyarat dan Justice Collaborator berhasil menurunkan jumlah penghuni menjadi 450 orang saat ini.
Untuk mengatasi keterbatasan air, pihak Lapas menerapkan langkah-langkah penghematan air yang ketat. Bupati Bangka Fery Insani menyatakan bahwa daerah Bukit Semut rawan kekeringan karena berada di dataran tinggi. Sebagai solusi jangka pendek, Fery menyarankan Lapas bekerja sama dengan PDAM Tirta Bangka untuk distribusi air melalui mobil tangki.
Pemerintah Kabupaten Bangka berencana membangun sumur bor pada tahun depan, tergantung ketersediaan anggaran. Target pembangunan Lapas di Bangka Selatan diharapkan dapat mengurangi beban Lapas Bukit Semut pada 2027. Krisis ini bertepatan dengan peringatan dini kekeringan dari BMKG akibat El Nino, yang juga mempengaruhi wilayah lain seperti Cilacap dan Kota Makassar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.13
6 Kecamatan Alami Krisis Air, Pemkab Serang Tetapkan Status Darurat Kekeringan
Berita terkait
Puan Minta Pemerintah Perkuat Penanggulangan Krisis Air di Daerah
Detik.com · 30 September 2026 pukul 15.25
Krisis Air Meluas, Puan Minta Pemerintah Perkuat Infrastruktur
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 15.05
Tiga Dusun di Probolinggo Krisis Air, BPBD Turunkan Dua Truk Tangki
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 13.08
1 Juta Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Bogor Paling Parah
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 18.01