Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Debit Air Berkurang, Lapas Bukit Semut Bangka Terancam Krisis Air Bersih

Lapas Bukit Semut di Kabupaten Bangka terancam krisis air bersih akibat musim kemarau yang menyebabkan penurunan debit air. Kepala Lapas Dadang Rais Saputro menyampaikan bahwa 450 warga binaan harus dilayani dengan sumber air yang terus menyusut. Kapasitas ideal lapas hanya 185 orang, namun karena menampung limpahan narapidana dari dua wilayah hukum, jumlah penghuni pernah mencapai 650 orang. Program bebas bersyarat dan Justice Collaborator berhasil menurunkan jumlah penghuni menjadi 450 orang saat ini.

Untuk mengatasi keterbatasan air, pihak Lapas menerapkan langkah-langkah penghematan air yang ketat. Bupati Bangka Fery Insani menyatakan bahwa daerah Bukit Semut rawan kekeringan karena berada di dataran tinggi. Sebagai solusi jangka pendek, Fery menyarankan Lapas bekerja sama dengan PDAM Tirta Bangka untuk distribusi air melalui mobil tangki.

Pemerintah Kabupaten Bangka berencana membangun sumur bor pada tahun depan, tergantung ketersediaan anggaran. Target pembangunan Lapas di Bangka Selatan diharapkan dapat mengurangi beban Lapas Bukit Semut pada 2027. Krisis ini bertepatan dengan peringatan dini kekeringan dari BMKG akibat El Nino, yang juga mempengaruhi wilayah lain seperti Cilacap dan Kota Makassar.

Berita terkait