Debut Hanna Aretha di Film Empat Musim Pertiwi Wakili Teman Tuli
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aktris Hanna Aretha, yang merupakan seorang penyandar (tuli), baru saja membuat debutnya di film layar lebar melalui 'Empat Musim Pertiwi' yang disutradarai oleh Kamila Andini. Dalam film ini, ia memerankan Raras, seorang anak perempuan tuli-bisu yang sedang mencari cara untuk dipahami. Karakter Raras memiliki keterikatan kuat dengan tokoh utama, Pertiwi, yang diperankan oleh Putri Marino. Hanna mengandalkan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo), ekspresi wajah, dan bahasa tubuh untuk berakting. Ia merasa bangga bisa mewakili suara komunitas penyandar di kancah perfilman nasional.
Film ini juga akan menampilkan Maryam Supraba sebagai ibu Raras, seorang sosok perempuan tangguh yang memegang tradisi lokal untuk melindungi keluarganya. Proses syuting di lereng Gunung Bromo dijelaskan sebagai pengalaman yang emosional bagi seluruh pemain. Sebelum tayang di Indonesia, 'Empat Musim Pertiwi' dijadwalkan untuk tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026, diikuti dengan penayangan di Busan International Film Festival (BIFF) dan Tokyo.
Proyek ini menandai langkah penting dalam representasi disabilitas di industri film Indonesia, dengan Hanna yang menjadi simbol harapan bagi kelompok Teman Tuli untuk terlihat dan didengar di kancah nasional dan internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 13.13
Demi Empat Musim Pertiwi, Arya Saloka Harus Berkuda di Bromo
Berita terkait
Christine Hakim Perankan Mantan Pelacur di Film Empat Musim Pertiwi
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 07.43
Putri Marino Pelajari 7 Keahlian Baru demi Film Empat Musim Pertiwi
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.11
Tantangan Produksi Empat Musim Pertiwi, Kamila Andini: Ini Film Paling Berat
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.39
Dari Bromo ke Toronto, Empat Musim Pertiwi Tayang Perdana di TIFF 2026
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 12.12