Dede Yusuf Bocorkan Opsi Ambang Batas RUU Pemilu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5281795/original/045486900_1752417223-IMG_3678.jpeg)
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf, mengungkapkan adanya komunikasi antar-ketua umum partai politik terkait pembahasan RUU Pemilu. Fokus utama pembahasan meliputi ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dengan opsi terkuat di angka 4% atau 5%, karena dianggap rasional dibandingkan angka 7% yang dinilai terlalu tinggi. Penyusunan opsi ini mempertimbangkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), masukan akademisi, serta masyarakat sipil.
Terkait ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold), Dede mendukung putusan MK yang menetapkan angka 0% untuk memperluas ruang kompetisi. Namun, ia menekankan perlunya perumusan teknis mengenai mekanisme pencalonan dan jumlah pasangan calon demi efektivitas. Selain itu, dibahas pula rencana pemisahan pemilu nasional dan daerah, di mana posisi DPRD tetap dipastikan sebagai bagian dari pemilu nasional sesuai UUD. Seluruh draf hasil pembahasan akan diserahkan ke Komisi II DPR untuk proses formal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 September 2026 pukul 11.19
Di Rapat Bareng Mendagri, Dede Yusuf Dapat Ucapan Selamat Ulang Tahun
Berita terkait
DPR Rapat Bahas Pansus RUU Pemilu Pekan Depan
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 03.00
DPR Pastikan Semua Fraksi Dilibatkan Bahas Terbatas RUU Pemilu Pekan Depan
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.56
Dasco: DPR Bahas Terbatas RUU Pemilu Pekan Depan, Semua Diajak Termasuk PDIP
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 20.14
Misbakhun Bantah Tudingan soal Keterkaitannya dengan Cukai Rokok
CNN Indonesia · 13 September 2026 pukul 13.18