Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dedie Ungkap Strategi Penataan PKL Kota Bogor di 5 Kawasan Strategis

Pemerintah Kota Bogor sedang menyiapkan strategi penataan pedagang kaki lima (PKL) di lima kawasan strategis untuk menciptakan kota yang lebih tertib dan nyaman. Wali Kota Dedie A. Rachim menekankan bahwa penataan ini tidak hanya fokus pada pembersihan, tetapi juga solusi jangka panjang yang mempertimbangkan kebutuhan ekonomi para pedagang dan estetika kota secara keseluruhan. Pendekatan yang digunakan lebih humanis dan terintegrasi dibanding penertiban konvensional, dengan gambar teknis sudah disusun secara mendalam.

Meskipun telah berhasil merelokasi sejumlah PKL ke lokasi seperti Pasar Bersih Jambu Dua dan Pasar Sukasari, masih ada pedagang yang kembali berjualan di badan jalan dan pedestrian. Hal ini menjadi motivasi kuat untuk melakukan penataan yang lebih masif dan terukur di lima kawasan baru. Penataan ini juga mendukung gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan pemerintah pusat, dengan instruksi agar kekumuhan tidak lagi ada di Kota Bogor.

Program ini tidak hanya menyasar sektor perdagangan informal, tetapi juga mencakup perbaikan infrastruktur lingkungan dan ketertiban umum. Integrasi antara penataan PKL dan penertiban transportasi dianggap kunci keberhasilan. Pemkot menegaskan bahwa seluruh proses akan dilaksanakan secara bertahap dengan tujuan menciptakan keseimbangan antara kebutuhan ekonomi pedagang dan hak masyarakat untuk kota yang bersih, tertib, dan nyaman.

Berita terkait