Demo 27 Agustus tak Otomatis Tekan Rupiah dan IHSG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Unjuk rasa pada 27 Agustus diproyeksikan tidak menimbulkan dampak otomatis terhadap Rupiah maupun IHSG. Peneliti CoRE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menyatakan pasar lebih memperhatikan stabilitas keamanan dan faktor fundamental ekonomi global. Aksi yang direncanakan masih terbatas dan tertib, sehingga dampaknya diprediksi hanya sementara. Namun, risiko ada bila terjadi eskalasi kekerasan yang dapat memicu aksi jual di pasar modal. Dari sisi ekonomi riil, gangguan di Senayan hanya menekan transaksi lokal minimal. Saat ini, pasar lebih fokus pada arus dana asing, pergerakan dolar AS, kondisi pasar global, defisit transaksi berjalan, dan fluktuasi harga energi sebagai penentu utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 16.20
Rupiah melemah seiring respons negatif atas defisit transaksi berjalan
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.20
BI Bakal Punya Gubernur Definitif, Rupiah Dapat Angin Segar
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 12.11
IHSG Sesi 1 Melemah 0,69% ke Level 6.480,65, Bursa Asia Kompak Merah
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 09.05
IHSG Dibuka Naik 0,28% ke 6.544, Rupiah Menguat Jadi Rp 17.694 per Dolar AS
Berita terkait
IHSG Ditutup Hijau di Akhir Pekan, Menguat 0,37% ke Level 6.525
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 16.27
IHSG Dibuka Naik 0,38%, Rupiah Menguat ke Rp 17.748 per Dolar AS
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 09.03
IHSG Pagi Ini Balik Melemah 0,42% ke Level 6.346
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 10.30
Asing Net Sell Rp65,81 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.40