Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Demokrat Yakin Prabowo Reshuffle 7 Kali Sudah Diperhitungkan Matang

Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih, yang menjadi kali ketujuh sejak dilantik pada Oktober 2024. Partai Demokrat menilai langkah ini sudah diperhitungkan secara matang untuk mengoptimalkan kinerja pemerintahan. Menurut Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, reshuffle dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi pemerintahan, termasuk sektor yang membutuhkan akselerasi atau perubahan personel. Prabowo, sebagai pimpinan tertinggi kabinet, dinilai mampu menilai kapan seseorang lebih tepat mengisi suatu posisi untuk memastikan program pemerintah memberikan manfaat maksimal bagi rakyat.

Dalam reshuffle ketujuh ini, 18 pejabat dilantik, termasuk beberapa nama baru seperti Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri. Beberapa posisi strategis juga dilengkapi dengan teknokrat untuk mempercepat eksekusi kebijakan. Herzaky menilai langkah ini menjadi sinyal positif terkait komunikasi Prabowo dengan publik, internal kabinet, dan dunia internasional, dengan penekanan pada hasil dan kinerja yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebelumnya, Prabowo telah melakukan reshuffle pertama pada 19 Februari 2025, kemudian berlanjut ke 8 September 2025, 17 September 2025, 8 Oktober 2025, dan April 2026. Pada September 2026, Purbaya digantikan oleh Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan. Dengan pola kerja yang konsisten dan penempatan sosok yang tepat di posisi strategis, pemerintahan Prabowo terus berupaya memastikan visi dan misi dapat dieksekusi hingga tingkat paling bawah.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait