Dewan Pers Soroti Banyaknya Berita Palsu, Ingatkan Verifikasi Sumber
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menyoroti maraknya berita palsu dan disinformasi di era digital, dalam sambutannya pada Peringatan Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah Tahun 2026 di Universitas Muhammadiyah Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026. Ia mengaitkan proses verifikasi berita dengan konsep tabayun dalam Islam, serta mengklasifikasikan berita palsu setara dengan hadis dhaif dan palsu. Komaruddin menekankan bahwa informasi telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat, bahkan lebih penting dari kebutuhan dasar seperti air dan makanan, sebagaimana ditunjukkan oleh kebiasaan masyarakat yang selalu menggunakan handphone sejak bangun hingga tidur. Namun, hal ini menimbulkan risiko ketika informasi disebarkan tanpa verifikasi yang memadui.
Komaruddin meminta media massa, termasuk media milik Muhammadiyah, untuk terus memberikan pencerahan dan menyajikan informasi yang akurat serta berkualitas. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi, dengan selalu memeriksa sumber dan identitas pembicara sebelum menyebarkan informasi. Dengan demikian, ia berharap masyarakat dapat menjadi konsumen informasi yang bijak dan bertanggung jawab.
Dewan Pers menegaskan pentingnya literasi media dan verifikasi sumber sebagai langkah penting untuk melawan hoaks dan disinformasi yang dapat menyesatkan publik.
Bagikan
Berita terkait
Dewan Pers Sorot Banyaknya Berita Palsu, Ingatkan Verifikasi Sumber
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.49
Cegah disinformasi, BNPB aktifkan Media Center penanganan gempa NTT
ANTARA News · 16 Agustus 2026 pukul 11.35
Pemilu 2029: Jangan Biarkan Demokrasi Dikendalikan Algoritma
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 13.14
Puan Soroti Marak Hoaks: Kutipan Palsu Catut Pimpinan DPR-Video Lama Narasi Baru
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.53