Di Forum PBB, Menteri Jumhur Tekankan Transisi Hijau Harus Adil, Berpihak kepada Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala BPLH, Moh. Jumhur Hidayat, menekankan bahwa transisi hijau harus adil dan berpihak kepada rakyat dalam forum PBB. Pesannya disampaikan pada Climate Summit 2026 on Climate Action and the Just Transition di New York, sebagai bagian dari Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Menurutnya, upaya mengendalikan perubahan iklim harus berjalan seiring pertumbuhan ekonomi, ketahanan energi, pengentasan kemiskinan, dan perlindungan masyarakat. Persetujuan Paris menjadi kompas utama, namun dengan ruang yang semakin sempit untuk menjaga kenaikan suhu 1,5 derajat Celsius, tugas global adalah menjembatani komitmen menjadi hasil nyata. Pelaksanaan iklim juga harus mengedepankan prinsip keadilan dan tanggung jawab sesuai kemampuan tiap negara. Indonesia berkomitmen mencapai target net-zero emissions pada 2060 atau lebih cepat melalui Nationally Determined Contribution (NDC). Pemerintah menyampaikan langkah lintas sektor seperti pengurangan emisi dari limbah dan metana, dekarbonisasi industri, pengembangan industri rendah karbon, dan penerapan carbon capture, utilisation and storage (CCUS).\ Selain itu, pemerintah mendorong pengembangan energi surya skala besar, penggunaan bahan bakar B50, dan pengembangan kendaraan listrik untuk mendukung ketahanan energi dan transformasi menuju ekonomi rendah karbon.
Bagikan
Berita terkait
Emas pertama untuk Indonesia! Intip senyum bahagia skuad Garuda di podium final Asian Games 2026
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 21.28
Raja Salman Murka, Houthi Disebut Milisi Teroris-Makkah Diincar
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 21.20
Brantas Abipraya Raih Prominent Awards 2026
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 21.19
Reaksi Santai Dedi Mulyadi Dapat Sorotan Media Inggris
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 21.16