Di KTT BRICS 2026, Prabowo Tekankan Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Lain
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menghadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi, menekankan pentingnya tata kelola global inklusif. Ia menyatakan kekuatan negara ditentukan oleh kemampuan memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, energi, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat. Prabowo menegaskan Indonesia tidak menginginkan ketergantungan pada satu atau dua kekuatan, sehingga memperkuat fondasi nasional untuk mencapai kemandirian. Kata-katanya menekankan pentingnya ketahanan dalam menentukan arah kebijakan secara mandiri demi menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.11
Prabowo Tegaskan Pentingnya Kekuatan Kolektif Merespons Dinamika Global
kumparan · 13 September 2026 pukul 01.00
Prabowo di KTT BRICS: Negara Harus Tangguh agar Tak Didikte Kekuatan Tertentu
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 21.11
Prabowo: Kehormatan Besar bagi Indonesia Bergabung dengan BRICS
ANTARA News · 12 September 2026 pukul 21.10
Prabowo: Kekuatan kolektif BRICS harus beri manfaat nyata
Berita terkait
Prabowo di KTT BRICS: Kami Tak Suka Didikte 1-2 Kekuatan Tertentu
Detik.com · 12 September 2026 pukul 20.56
Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS 2026 di India Perkuat Multilateralisme
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 19.27
Tiba di Arena KTT BRICS, Presiden Prabowo Siap Suarakan Kepentingan Negara Berkembang
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 17.37
Prabowo Hadiri KTT ke-18 BRICS di India, Disambut Pelukan Hangat PM Modi
Detik.com · 12 September 2026 pukul 16.27