Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Di Tengah Gejolak Dunia, Prabowo Klaim Ekonomi RI Cetak Rekor 13 Tahun

Presiden Prabowo Subianto menyatakan perekonomian Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian global. Kondisi dunia saat ini dipengaruhi kenaikan harga energi akibat perang, suku bunga global yang tinggi, tekanan terhadap nilai tukar berbagai negara, serta ketegangan politik. Dalam pidato penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung Nusantara, DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Prabowo menyebut ekonomi Indonesia pada semester I-2026 mencatat pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

Berdasarkan data yang disampaikan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% secara tahunan pada kuartal II-2026. Dengan capaian tersebut, pertumbuhan ekonomi sepanjang semester I-2026 mencapai 5,45%. Prabowo menilai hasil ini menunjukkan Indonesia mampu menjaga pertumbuhan sekaligus menerapkan kehati-hatian dalam pengelolaan ekonomi. Ia juga menegaskan pemerintah berupaya membantu masyarakat tanpa mengabaikan keberlanjutan APBN. Menurutnya, Indonesia tidak harus memilih antara mendorong pertumbuhan ekonomi, membantu rakyat, dan menjaga anggaran negara karena ketiganya dapat dilakukan secara bersamaan. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai gambaran ketahanan ekonomi nasional saat banyak negara menghadapi tekanan ekonomi dan geopolitik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait