Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Di Tengah Penanganan Gempa, Tawa Anak-anak Menjadi Tanda Harapan di NTT

Di tengah penanganan gempa di Nusa Tenggara Timur, Kementerian Sosial menggelar Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak-anak di pesisah Labuan Bajo. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026) melibatkan anak-anak dari berbagai sekolah seperti Madrasah Nurul Iman, SDI Munting Kajang, SDK Sok Rutung, hingga SLB Negeri Komodo. Selain bermain dan bernyanyi, anak-anak juga diajak mengobrol ringan, mengikuti sesi tanya jawab, dan menerima hadiah hiburan. Penasihat DWP Kemensos Fatma Saifullah Yusuf dan Wakil Penasihat DWP Intan Agus Jabo turun langsung berinteraksi dengan anak-anak serta menyerahkan santunan dan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan total senilai Rp1.215.280.000 dalam kegiatan bertema "Menguatkan Sesama, Menumbuhkan Harapan". Bantuan tersebut meliputi Rp450 juta untuk santunan 16 korban meninggal dunia dan 42 korban luka, Rp156,2 juta untuk masyarakat Kabupaten Manggarai Barat (termasuk 300 paket sembako dan 200 paket perlengkapan sekolah), dan Rp609,08 juta untuk bantuan ATENSI di empat kabupaten. Selain itu, bantuan untuk penyandang disabilitas dan lanjut usia mencakup kursi roda, alat bantu dengar, nutrisi, dan hygiene kit.

Berbagai organisasi ikut mendukung, termasuk Palapa Peduli NTT yang memberikan bantuan senilai Rp82,12 juta, sahabat Wonderful, Kartini, dan Lovely yang memberikan lebih dari Rp100 juta, serta Rotary Club of Jakarta Menteng senilai Rp27 juta. Ketua Palapa Hetty Andika Perkasa menekankan bahwa meskipun kehadiran simbolis, dukungan tetap berlanjut melalui relawan di lapangan. Di tengah proses pemulihan, tawa dan senyum anak-anak dianggap sebagai tanda harapan yang terus tumbuh.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait