Dibutuhkan Pasar Lebih Luas untuk Dorong Investasi Sektor Protein
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto, menilai pengembangan industri protein nasional harus diarahkan pada pembukaan pasar yang lebih luas. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk menarik investasi, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing sektor peternakan Indonesia. Panggah menyampaikan hal tersebut di Jakarta pada Selasa (4/8).
Investasi disebut sebagai faktor penting untuk mendorong modernisasi industri protein. Masuknya modal baru akan mempercepat adopsi teknologi, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat kapasitas industri dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat yang terus meningkat. Selain itu, investasi berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan penerapan praktik terbaik, sekaligus mendorong standar kualitas produk nasional agar mampu menjangkau pasar lebih luas.
Panggah mencontohkan transformasi industri ayam sebagai bukti bahwa investasi berbasis teknologi dapat menciptakan ekosistem usaha yang efisien tanpa menghilangkan peran peternak rakyat. Melalui pola kemitraan, perusahaan besar menjadi motor penggerak industri, sementara peternak mendapat akses terhadap bibit unggul, teknologi, pembiayaan, dan kepastian pasar. Ia juga mencatat industri ini digerakkan oleh dua perusahaan besar dengan investasi padat modal dan teknologi. Model tersebut dinilai dapat menjadi acuan bagi subsektor lain, seperti sapi, kambing, dan perikanan, dengan penyesuaian terhadap karakteristik masing-masing komoditas dan wilayah.
Bagikan
Berita terkait
IHSG Sepekan Anjlok 3%!
Detik.com · 26 September 2026 pukul 10.07
Airlangga Temui PM Kanada di Toronto, Dorong Percepatan Kemitraan Ekonomi dan Kerja Sama Strategis
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 10.24
MBG Bikin Bulgaria Tertarik, Investasi Peternakan Sapi dan Teknologi Susu Dibidik
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 17.53
Gibran Minta Pelaku Usaha Jaga Stabilitas Ekonomi, Pengamat: Cegah Spekulasi Negatif
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.29