Dikukuhkan Jadi Guru Besar UIN Jakarta, Bakir Ihsan Ungkap Persoalan Demokrasi di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Prof. Dr. A. Bakir Ihsan resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Politik di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Rabu (30/9/2026). Dalam orasi ilmiahnya berjudul "Ideologi Politik yang Terbelah: Institusionalisasi Pancasila untuk Konsolidasi Demokrasi di Indonesia", ia menyampaikan bahwa persoalan demokrasi Indonesia tidak hanya disabetkan oleh perilaku elite, korupsi, atau oligarki, tetapi juga kesenjangan antara nilai Pancasila dengan praktik politik yang pragmatis dan transaksional. Bakir menyatakan bahwa meskipun Pancasila tetap menjadi ideologi resmi, nilai-nilainya belum sepenuhnya menjadi pedoman dalam penyelenggaraan kekuasaan. Ia menilai demokrasi Indonesia menghadapi paradoks dimana pemilu berjalan rutin namun tidak otomatis mengalami penguatan substantif karena belum kuatnya pelembagaan nilai Pancasila dalam institusi politik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 30 September 2026 pukul 04.16
Munas X AMPI Munculkan Calon Tunggal Ketum, Sekjen Golkar Nilai Sebagai Kedewasaan Politik
Berita terkait
Cerita Guruh Ingin Jadikan Seni Alat Perjuangan Politik
Detik.com · 26 September 2026 pukul 09.37
Andi Gani Bantah Isu Jatuhkan Prabowo: Buruh Dukung dan Jaga Prabowo hingga 2029
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 17.45
Kader PSI Ungkap 'Rahasia' Politik Jokowi: Bukan Oligarki, Tapi...
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 15.56
Loyalis Jokowi Klaim Masih Taruh Rasa Hormat untuk Megawati: Kalau Soal Politik, Ya Sudahlah
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 09.20