Diplomasi yang Berhasil Mampu Menghubungkan Potensi Daerah dengan Peluang Internasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Dr. Santo Darmosumarto, dalam kuliah umum di Universitas Andalas menjelaskan peran diplomasi dalam memperjuangkan kepentingan nasional melalui forum IORA. Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki posisi geografis strategis di antara Samudera Hindia dan Pasifik, yang dapat menjadi peluang untuk menjaga ketahanan energi, stabilitas kawasan, dan mengamankan jalur perdagangan. Dubes Santo menyatakan bahwa keberhasilan diplomasi tidak selalu berbentuk fisik, tetapi dapat dirasakan melalui pencegahan instabilitas, lancarnya rantai pasok, dan terbukanya peluang investasi bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan pentingnya pelibatan seluruh pemangku kepentingan dalam perumfkan kebijakan luar negeri, seperti yang terlihat dari peluncuran Satuan Tugas IORA pada 10 Agustus 2026. Santo menyoroti kaitan IORA dengan potensi alam dan riset Universitas Andalas di bidang ekonomi biru, perikanan, pariwisata bahari, dan mitigasi bencana. Kuliah umum ini mendapat respons positif dari mahasiswa dengan banyaknya pertanyaan terkait peran IORA dan geopolitik kawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.48
Ukir Sejarah, Menlu Kanada Hadiri Perayaan Hari ASEAN di KBRI Ottawa
Berita terkait
Indonesia Berpotensi Jadi Pemimpin Kehutanan Global, Kemenhut Perkuat Diplomasi
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 12.31
Komisi I DPR Minta RI Desak Netanyahu Setop Serang Gaza: Manfaatkan BoP
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 06.15
Yang Diketahui soal Rencana AS Tutup Konsulat di Medan
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 20.13
Momen Akrab Prabowo Antar Langsung Kepulangan PM Thailand di Halim
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 17.29