Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Direktur INDEF Sebut Pemerintah Harus Fokus Tangani Gejolak Harga Pangan

Bank Indonesia mencatat inflasi pangan bergejolak mencapai 4,06 persen pada Agustus 2026, naik dari 2,52 persen pada Juli 2026. Daging ayam ras, cabai rawit, dan beras menjadi kontributor utama dengan inflasi bulanan masing-masing 17,89 persen, 3,33 persen, dan 7,01 persen. Harga cabai merah keriting naik 56,93 persen menjadi Rp105.300/kg, telur ayam ras naik 6,86 persen menjadi Rp31.950/kg.

Direktur INDEF Esther Sri Astuti menyatakan pemerintah harus fokus pada penguatan efisiensi distribusi, transparansi data, dan kecepatan intervensi pasar untuk mengatasi gejolak harga. Ia menekankan perlu memangkas jalur distribusi pangan karena rantai pasok panjang meningkatkan biaya hingga tingkat konsumen.

Data PIHPS Nasional menunjukkan semua komoditas utama mengalami kenaikan harga signifikan dalam periode terbaru, menyoroti tekanan pasar yang masih berlanjut pada September 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait