Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Dishub Jakarta Usul Subsidi Transjakarta-LRT Ditambah Rp 934 M di APBDP 2026

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengusulkan tambahan anggaran subsidi transportasi publik sebesar Rp 934 miliar dalam Raperda Perubahan APBD 2026. Usulan ini disampaikan Kepala Dishub Budi Awaluddin dalam rapat kerja dengan Komisi B DPRD DKI pada 9 September 2026. Dana tambahan akan dialokasikan untuk tiga moda: Transjakarta (Rp 468 miliar), MRT Jakarta (Rp 247 miliar), dan LRT Jakarta (Rp 218 miliar). Menurut Budi, subsidi tambahan ini ditujukan untuk mendanai operasional ketiga moda transportasi publik pada periode November hingga Desember 2026. Dalam MoU Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, total anggaran belanja subsidi Dishub DKI diusulkan naik dari Rp 4,62 triliun menjadi Rp 5,56 triliun, sementara total anggaran Dinas Perhubungan keseluruhan naik dari Rp 6,78 triliun menjadi Rp 7,69 triliun. Realisasi anggaran hingga 31 Agustus 2026 baru mencapai 35,72 persen atau sekitar Rp 2,42 triliun, dengan realisasi subsidi Transjakarta hanya 32 persen. Selain itu, sekitar Rp 800 miliar untuk PSO Transjakarta triwulan II belum terealrealisasi karena Surat Penyediaan Dana (SPD) belum terbit dan masih tertampung di DPA Dishub.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait