Diskusi di Megawati Institute, Peraih Nobel Ekonomi James Robinson Soroti Pancasila
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peraih Nobel Ekonomi 2024 James A Robinson menyoroti Pancasila sebagai fondasi penting dalam keberhasilan Indonesia mengelola keberagaman. Dalam diskusi di Megawati Institute, Jakarta, Sabtu (29/8/2026), Robinson menyebut pengalaman politik Indonesia yang khas berakar kuat pada sejarah dan kebudayaan. Ia menyebut Indonesia sebagai 'political miracle' karena kemampuannya membangun landasan politik yang inklusif di tengah keberagaman yang besar.
Direktur Megawati Institute Hilmar Farid menekankan bahwa sejarah dan kebudayaan Indonesia yang kaya menjadi kunci keberhasilan Pancasila sebagai landasan hidup bersama bangsa. Diskusi selama sekitar 2,5 jam ini kemudian membahas bagaimana keberhasilan Indonesia dalam bidang politik dapat diterjemahkan ke dalam kebijakan ekonomi yang lebih luas.
Robinson membandingkan pengalaman Indonesia dengan berbagai negara lain yang menjadi subjek penelitiannya. Pertanyaan kunci yang muncul adalah bagaimana model inklusivitas politik yang berhasil dapat direplikasi atau diterapkan dalam konteks ekonomi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 16.19
Peraih Nobel Ekonomi James Robinson Dorong Indonesia Bangun Model Ekonomi Sendiri Berlandaskan Pancasila
Berita terkait
Tasyakuran Muktamar ke-35 NU, Golkar Jatim Berharap Gus Kikin Bawa Kemaslahatan
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 22.05
HUT Ke-81 MPR/DPR, Siti Fauziah Tekankan Pentingnya Adaptasi Demokrasi
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 16.26
MPR: Demokrasi Tak Pernah Selesai, Harus Terus Beradaptasi
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.51
Halida Hatta Ajak Masyarakat Hidupkan Semangat Merdeka Berpikir
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 08.01