Divonis 10 Tahun, Siska Kini Berkarya Lewat Batik di Lapas Perempuan Bandung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Siska, 41 tahun, narapidana di Lapas Perempuan Bandung, menjadi andalan pos kerja membatik meski tidak memiliki latar belakang seniman. Bakatnya muncul melalui lomba desain batik 2025 yang menjadikannya Juara I. Meski baru menjalani setengah masa hukuman 10 tahun, ia dimasukkan ke pos kerja karena kemenangan. Siska belajar dasar batik tulis selama dua minggu, lalu mengeksplorasi motif unik seperti Manuk Dadali dan Ciung Wanara yang telah dipatentasikan. Karyanya dipakai pejabat, termasuk Dirjen, memberikan validasi. Namun, produk di pameran sering hilang tanpa pencatatan penjualan, menyebabkan kekhawatiran harga dan pasar. Siska berharap penyelenggara pameran lebih transparan serta akses pemasaran digital untuk memastikan premi berdasarkan penjualan. Aktivitas membatik memberi struktur hidupnya, mengurangi godaan negatif seperti ponsel, sekaligus membuka kesempatan belajar teknik batik secara daring.
Bagikan
Berita terkait
Hadirkan 170 Peserta Pameran dari 10 Negara pada Ajang Asia Pacific Coatings Show
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.25
5 Alasan Harus Datang ke IndoEBTKE ConEx 2026, Nomor 4 Bikin Cuan!
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 07.56
Sisi Lain Lapas Perempuan Bandung: Ada Bayi, MPASI hingga Jalan-jalan Keluar
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 08.34
Karya Kreatif Indonesia 2026 Digelar di JICC Jakarta, BI Tegal ikut Berpartisipasi
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 20.11