Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Keseimbangan Mikrobioma Mulut untuk Kesehatan Gigi dan Gusi

Dokter gigi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan mikrobioma mulut untuk kesehatan gigi dan gusi. Menurut KETUA Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) Prof. drg. Suryono, rongga mulut mengandung sekitar 700 spesies mikroorganisme setelah lambung dan usus besar. Keseimbangan mikroorganisme ini dikenal sebagai eubiosis, sedangkan ketidakseimbangan atau dominasi patogen disebut disbiosis yang dapat menyebabkan radang gusi atau gingivitis. Drg. Suryono menjelaskan bahwa kebersihan rongga mulut yang tidak terjaga dapat memicu dominasi bakteri merugikan, seperti yang terjadi ketika seseorang tidak membersihkan gigi selama tiga hari. Untuk mencegah hal tersebut, ia menyarankan pembersihan mekanis melalui menggosok gigi secara rutin.

Studi terbaru mengungkapkan hubungan antara karies gigi pada anak dengan risiko penyakit jantung dan diabetes di kemudian hari. Perubahan bakteri di area mulut juga berpotensi menjadi indikator awal kanker saluran pencernaan. Peneliti sedang meneliti metode deteksi dini yang lebih aman dan tidak invasif berdasarkan mikrobioma mulut. Selain itu, penemuan terbaru mengidentifikasi potongan DNA raksasa dalam mikrobioma mulut manusia yang berpotensi memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan berkembangnya kanker.

Berita terkait