Doktor Sabar Tobing Dorong Mahasiswa Jadi Pemutus Rantai Kemiskinan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dr. Sabar L. Tobing, founder dan CEO Hive Five, mendorong mahasiswa untuk menjadi pemutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dalam kuliah umum di STIE Kalpataru Business School, ia berbagi kisah hidupnya yang berawal dari keluarga berpendapatan terbatas, bekerja sebagai buruh pabrik sambil kuliah, hingga akhirnya merintis bisnis. Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi adalah sebuah privilege yang harus dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, kesempatan untuk menjadi mahasiswa tidak tersedia bagi semua orang, sehingga mahasiswa perlu menyadari nilai dan tanggung jawab yang melekat di dalamnya. Dr. Sabar juga menegaskan pentingnya memiliki visi, misi, dan tujuan yang jelas sejak memasuki perguruan tinggi agar proses belajar tidak sia-sia dan dapat memberikan dampak positif bagi keluarga maupun masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 18.40
Kuliah Umum KBS 2026, Mahasiswa Didorong Jadi Pemutus Rantai Kemiskinan
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.45
Rano Karno Sebut Musuh Jakarta Kini Kemiskinan dan Ketimpangan
kumparan · 21 September 2026 pukul 14.00
Wamensos Buka MPLS SKB untuk Anak Putus Sekolah di Sentra Handayani
Detik.com · 21 September 2026 pukul 11.06
Di SKB, Anak-Anak Putus Sekolah Mendapat Ruang Menggapai Harapan
Berita terkait
Beasiswa Rumah Yatim Diterima 480 Mahasiswa, 223 Orang Telah Lulus & Bekerja
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 08.00
Kisah Ibu di India Lomba Lari Tanpa Alas Kaki Demi Perlengkapan Sekolah Anak
Detik.com · 21 September 2026 pukul 09.17
Di SKB, Anak-Anak Putus Sekolah Mendapat Ruang Menggapai Harapan
kumparan · 21 September 2026 pukul 09.02
44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin Dapat Akses Pendidikan Sekolah Rakyat
Detik.com · 18 September 2026 pukul 21.49