Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Dolar AS di Ambang Kehancuran, Peringatan Terakhir Warren Buffett: Amankan Aset Anda

Warren Buffett, yang sudah memimpin Berkshire Hathaway selama lebih dari enam dekade, memberikan peringatan terakhir di usianya yang ke-96 tahun saat akan melepas kursi pimpinan. Ia menyatakan kekhawatiran besar terhadap mata uang Amerika Serikat (dolar AS), yang menurutnya berada di ambang kehancuran. Buffett menjelaskan bahwa ancaman terbesar dolar AS berasal dari kebijakan fiskal pemerintah AS yang terus memikul utang untuk menutupi defisit tahunan.

Data fiskal AS saat ini menunjukkan situasi yang sangat mengkhawatirkan. Defisit anggaran 2026 mencapai USD1,97 triliun dalam 11 bulan, sementara total utang nasional AS sudah melampaui USD40 triliun. Menurut kalkulator inflasi Federal Reserve Bank of Minneapolis, nilai USD100 pada 2026 hanya setara dengan USD11,61 pada 1970, artinya sekitar 90% daya beli dolar AS telah terhakis.

Untuk melindungi kekayaan dari inflasi dan kehancuran nilai mata uang fiat, Buffett dan para ahli menyarankan tiga instrumen investasi: emas fisik (yang telah naik 149% dalam lima tahun terakhir), properti sewa (harga rumah AS naik 87% dalam 10 tahun), dan bisnis produktif atau indeks S&P 500. Buffett sendiri menekankan bahwa dana indeks S&P 500 adalah pilihan terbaik bagi kebanyakan orang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait