Dosen UPI Soroti Ancaman Politik Elektoral terhadap Masyarakat Baduy Dalam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dosen UPI Muhamad Iqbal menyelesaikan disertasi doktor tentang partisipasi politik masyarakat Baduy dalam pemilu. Penelitian mengidentifikasi ketegangan antara sistem politik negara dan tatanan adat Baduy. Baduy Dalam menolak hak pilih, Baduy Luar berpartisipasi, menimbulkan potensi fragmentasi sosial. Dari 6.946 pemilih, 69% menggunakan hak pilih presiden, 40% legislatif. Terdapat bukti asimilasi paksa dalam konteks politik elektoral yang menekan nilai adat. Penelitian merekomendasikan KPU memperhatikan kearifan lokal Baduy dalam penyelenggaraan pemilu.
Bagikan
Berita terkait
Tetangga RI Diguncang Perang Saudara, Militer Vs Sipil-100.000 Tewas
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 13.45
PDIP Harap Tak Ditinggal Pembahasan RUU Pemilu di DPR, Dasco Menjawab
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 00.00
Palestina Bersiap Gelar Pemilu Legislatif Pertama dalam Hampir 20 Tahun
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 23.55
Voxstream dan ADKASI Dorong Politik Berbasis Data Menuju Pemilu 2029
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 14.05