DPR Minta Jurnalis Utamakan Keselamatan-Perhatikan Risiko Saat Liput Bencana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua DPR Saan Mustopa meminta jurnalis untuk memprioritaskan keselamatan saat meliput bencana, mengingat lima wartawan hilang kontak selama liputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Lima jurnalis itu - Muhammad Bagus Khoirunas (Antara), Arie Basuki (Merdeka), Yudis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (freelance) - hilang kontak pada Senin (7/9) saat meliput menggunakan speedboat. Tour guide Heri Bonsay mengirim foto dan menyatakan aman pada 18.14 WIB, namun tidak ada kabar lagi. DPR meminta Basarnas dan pihak terkait melakukan pencarian maksimal karena menyangkut keberadaan jurnalis serta keluarga. Saan menekankan bahwa kebutuhan informasi publik tidak boleh membuat peliput berada dalam bahaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 15.10
Pemilik Sebut Kapal Bawa 5 Jurnalis Liput Anak Krakatau Sudah Dicek Syahbandar
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.06
Update Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 15.05
DPR Dorong Basarnas Memaksimalkan Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liput Erupsi GAK
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 14.04
Rombongan Jurnalis Belum Ditemukan, Pencarian Berlanjut di Selat Sunda
Berita terkait
Polda Lampung Perkuat Pencari 5 Jurnalis dan 3 Kru Speedboat yang Hilang Kontak di Selat Sunda
JawaPos · 9 September 2026 pukul 13.15
DPR Dorong Upaya Maksimal Cari 5 Jurnalis Hilang Liput Anak Krakatau
Detik.com · 9 September 2026 pukul 13.14
Polda Lampung Kerahkan Kapal Patroli Perluas Pencarian Jurnalis Hilang
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.56
Polda Lampung Tambah Armada Patroli Buru Titik Terakhir Rombongan Jurnalis Hilang
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.17