DPR Minta Pengungsian Gempa NTT Ramah Disabilitas dan Ada trauma Healing Bagi Korban
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Komisi IX DPR Yahya Zaini meminta Pemerintah memastikan tempat pengungsian korban gempa NTT ramah disabilitas dan menyediakan trauma healing. Ia menekankan prioritas pencarian, penyelamatan, medis serta data akurat semua korban. Pengungsian harus mendukung bayi, anak, ibu hamil, lansia, disabilitas, dan penyakit bawaan dengan kebutuhan khusus. Yahya juga menyoroti pentingnya pelayanan kesehatan, termasuk rumah sakit yang aman, fasilitas sementara, dan sistem evakuasi medis berjenjang. Selain itu, diperlukan air bersih, tenda, obat, dan fasilitas sanitasi di pengungsian untuk mencegah penyakit. Infografis menyebutkan 70 korban meninggal, 538 luka, 331.220 pengungsi, dan 16.441 kepala keluarga terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.15
Rumah Warga Ambruk, Warga Ende Bertahan di Bawah Terpal Lima Hari Pascagempa
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.02
Desa Lidi di Palue Sikka Masih Terisolir Imbas Gempa NTT
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.55
Telkomsel Sebut BTS yang Terdampak Gempa NTT Telah Pulih 100%
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 11.21
Tanggap Bencana Gempa NTT, Pegadaian Salurkan Bantuan Melalui Program Pegadaian Peduli
Berita terkait
Polri Pasang Wi-Fi Portable & Terbangkan Tim Trauma Healing ke Lokasi Gempa NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 12.20
DPR Minta Pengungsian Gempa NTT Ramah Disabilitas dengan Trauma Healing Bagi Korban
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 12.30
Menkomdigi: 99 Persen Menara BTS Sudah Pulih Pasca Gempa NTT
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 11.35
Kemenkes Siapkan RS Lapangan di Manggarai NTT untuk Korban Gempa
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.18