DPR: Peningkatan Kualitas SDM Kunci Sukses Hilirisasi Minerba
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dewi Yustisiana, mendorong anggota Grup MIND ID untuk meningkatkan kinerja guna mendukung hilirisasi sektor minerba. Menurutnya, penilaian kinerja tidak hanya berdasarkan pendapatan dan laba, tetapi juga harus mencakup produktivitas, efisiensi operasional, penerimaan negara, keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, tata kelola, dan kemampuan menghasilkan produk bernilai tambah. Setiap perusahaan harus memiliki target yang jelas dan terukur, didukung dengan penguatan sinergi dari eksplorasi hingga pengembangan rantai pasok nasional.
Dewi menekankan bahwa hilirisasi tidak hanya melibatkan pembangunan fasilitas fisik seperti smelter, tetapi juga penguasaan teknologi dan peningkatan kapasitas SDM lokal. Langkah yang perlu dilakukan antara lain penguatan pendidikan dan pelatihan, sertifikasi kompetensi, regenerasi tenaga ahli, riset dan inovasi, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi. SDM yang kompeten dan menguasai teknologi diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan memperkuat posisi Indonesia di industri mineral global.
Pemerintah juga aktif mendukung pengembangan hilirisasi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa hingga Agustus 2025, realisasi investasi hilirisasi minerba mencapai sekitar Rp66,32 triliun, dengan 70% di antaraanya untuk batu bara berkualitas rendah. Kementerian Investasi dan Hilirisasi menyiapkan roadmap 28 komoditas strategis hingga 2045 dengan potensi investasi US$618 miliar guna meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.
Bagikan
Berita terkait
Sederet Hambatan RI Kejar Target PLTS 100 GW
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.35
Sosialisasi MediaMIND 2026 Digelar di UI, Dorong Karya tentang Mineral Indonesia
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 22.16
Dapat Suntikan Rp4,8 Triliun, Ajaib Fokuskan 90% Dana ke Indonesia
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 17.45
RI Mau Bangun Pusat Ekonomi Baru di Batam dan Sulbar, Ini Lokasinya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.20