DPRD Surabaya Dorong Kelonggaran Sewa Aset Pemkot untuk Tarik Investor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, mengusulkan kelonggaran pembayaran sewa aset Pemkot Surabaya selama masa pembangunan sebagai insentif bagi investor. Dengan skema ini, investor tidak langsung membayar sewa pada tahap awal, sehingga mengurangi beban modal awal dan membuat aset daerah lebih menarik. Fathoni menilai aset Pemkot bernilai lebih dari Rp 6 triliun, namun banyak yang tidak dimanfaatkan karena regulasi ketat. Ia berharap BPKAD Surabaya bekerja sama dengan Kemendagri untuk merumuskan formula pemanfaatan aset yang sesuai aturan tetapi lebih menarik bagi investor. Jika deregulasi tidak memungkinkan, disarankan meminta kawalan APH sejak awal proses. Optimalisasi aset diharapkan meningkatkan PAD, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi angka TPT serta potensi gangguan kamtibmas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 12.08
Lampaui Target, Pemko Pekanbaru Sabet Peringkat I Riau Investment Award 2026
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.20
RI Mau Bangun Pusat Ekonomi Baru di Batam dan Sulbar, Ini Lokasinya
Berita terkait
Otorita IKN Dapat Anggaran Rp 6,7 T pada 2027, Ini Target Pembangunannya
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 17.36
Kemajuan Papua Dinilai Jadi Kunci Memperkuat Indonesia dari Timur
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.53
Investasi Swasta Rp 74,54 Triliun Mengalir ke IKN
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.59
Indonesia Butuh Investasi Rp8.705 Triliun di 2027, Wamenkeu Sebut APBN Tak Cukup
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 18.30