DPRD Tapteng Batal Makzulkan Bupati Masinton Usai Dimediasi Mendagri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Konflik antara DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Bupati Masinton Pasaribu tentang pemakzulan berakhir setelah dimediasi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. DPRD memutuskan tidak melanjutkan wacana pemakzulan karena kesepakatan yang diselesaikan secara politis. Konflik awal dipicu pemotongan 35% hak anggaran DPRD oleh Bupati demi efisiensi di tengah bencana banjir, termasuk tunjangan komunikasi, rumah, dan kendaraan. DPRD menekankan hak-halainya tidak bisa dipotong karena diperlukan untuk pembuatan Perda. Sekarang semua hak DPRD dikembalikan dan anggaran untuk program pro rakyat seperti pertanian Rp10 miliar, nelayan Rp10 miliar, serta beasiswa korban bencana akan dana. Penyerapan APBD 2026 hingga Agustus hanya 30%, menjadi dasar protes lima partai (NasDem, Golkar, Gerindra, PAN, PKB) yang meminta pemakzulan. Hingga saat ini, 18.000 rumah warga bencana belum ditangani dan hanya satu titik pengerjaan yang berjalan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 12.33
5 Fraksi Goyang Masinton! Bobby Nasution Angkat Bicara, Kemendagri Turun Tangan
Berita terkait
Politik Tapteng Panas, Bupati Masinton Pasaribu Diancam Pemakzulan
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 17.08
Kronologi Muncul Isu Pemakzulan Bupati Tapanuli Tengah Masinton PDIP
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 07.00
Mendagri Turunkan Tim Mediasi Usai Wacana Pemakzulan Masinton Bergulir
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 10.40
Masinton Pasaribu Buka Suara soal Ancaman Pemakzulan, Sebut Ada Skenario Politik
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.13