Driver Ojol Batalkan Perjalanan Gegara Penumpang Tolak Pakai Helm, Keselamatan jadi Prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang pengemudi ojek online di Bali membatalkan perjalanan karena penumpang warga negara asing menolak mengenakan helm. Keputusan ini diapresiasi oleh PT Jasa Raharja sebagai wujud kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan tanggung jawab dalam mengutamakan keselamatan di jalan. Peristiwa ini viral setelah pengemudi membagikan pengalamannya di media sosial dengan akun @alvesgodino, menceritakan prinsipnya 'No Helmet, No Ride'. Akibat keputusan tersebut, akun pengemudi tidak dapat menerima pesanan selama satu hari, sehingga memengaruhi penghasilannya. Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas transportasi, termasuk layanan berbasis aplikasi. Ia menekankan bahwa helm bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan perlindungan dasar yang terbukti mengurangi risiko cedera berat dan kematian akibat kecelakaan. Insiden ini menggarisbawahi pentingnya keselamatan dalam transportasi, dengan helm berperan krusial melindungi pengendara. Jasa Raharja mengingatkan bahwa keselamatan tidak boleh dikompromikan oleh alasan apa pun.
Bagikan
Berita terkait
Menhub Dudy Cek Kerusakan Transportasi Pasca Gempa NTT, Keselamatan Jadi Prioritas
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 15.00
Pasca Gempa Bumi di NTT, Menhub Dudy Prioritaskan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.35
Dasco: Finalisasi aturan ojol dijadwalkan 18 Agustus
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 18.59
Kakorlantas Dorong Ojol Jadi Garda Keselamatan di Jalan
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 20.18