Driver Ojol Batalkan Perjalanan Gegara Penumpang Tolak Pakai Helm, Keselamatan jadi Prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang pengemudi ojek online di Bali membatalkan perjalanan karena penumpang warga negara asing menolak mengenakan helm. Keputusan ini diapresiasi oleh PT Jasa Raharja sebagai wujud kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan tanggung jawab dalam mengutamakan keselamatan di jalan. Peristiwa ini viral setelah pengemudi membagikan pengalamannya di media sosial dengan akun @alvesgodino, menceritakan prinsipnya 'No Helmet, No Ride'. Akibat keputusan tersebut, akun pengemudi tidak dapat menerima pesanan selama satu hari, sehingga memengaruhi penghasilannya. Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas transportasi, termasuk layanan berbasis aplikasi. Ia menekankan bahwa helm bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan perlindungan dasar yang terbukti mengurangi risiko cedera berat dan kematian akibat kecelakaan. Insiden ini menggarisbawahi pentingnya keselamatan dalam transportasi, dengan helm berperan krusial melindungi pengendara. Jasa Raharja mengingatkan bahwa keselamatan tidak boleh dikompromikan oleh alasan apa pun.
Bagikan
Berita terkait
Rano Karno Ingatkan Transportasi Jakarta Bukan Sekadar Angkut Warga
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 13.50
Truk Mogok di Perlintasan Stasiun Bekasi Timur, Banyak Penumpang Keluar KRL
Detik.com · 21 September 2026 pukul 21.16
Ojol Motor Listrik GreenSM Resmi Mengaspal di Jakarta
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 13.18
KRL Buatan INKA Masuk Bengkel, Anggota DPR: Ini Kereta Baru Lho
Detik.com · 9 September 2026 pukul 08.31