Dua Drone Termal Dikerahkan Cari Rombongan Jurnalis di Selat Sunda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343788/original/056862400_1788909659-0d5312b0-ff6b-4750-b256-c78730bc3c65.jpg)
Kantor SAR Banten mengerahkan dua drone termal dari KN SAR Tetuka untuk mencari tujuh orang rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda. Penggunaan drone dilakukan karena abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menghalangi pencarian menggunakan helikopter atau pesawat. Operasi pencarian dilanjutkan pada Rabu (9/9/2026) pukul 07.00 WIB dengan memperluas area penyisiran.
Kejadian bermula saat speedboat bertolak dari Dermaga Pegedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) pukul 14.00 WIB. Komunikasi terputus pada pukul 15.04 WIB setelah rombongan mengirimkan lokasi terakhir di koordinat 6°14'40.52"S 105°40'49.48"T. Pencarian sebelumnya terpaksa dihentikan sementara pada Selasa malam karena kondisi laut buruk dan jarak pandang terbatas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 06.01
Detik-detik 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 9 September 2026 pukul 06.00
Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Sekitar Anak Krakatau Diperluas Hari Ini
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.15
SAR Siapkan 2 Drone Termal Cari 5 Jurnalis Hilang di Sekitar Anak Krakatau
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 05.14
Info Terbaru soal Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Berita terkait
Daftar Nama Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 07.18
SAR Telusuri Info 5 Jurnalis Hilang Terdampar di Pulau Sebesi Selat Sunda
Detik.com · 9 September 2026 pukul 06.56
Kantor SAR Banten Kerahkan Tiga Alut Laut Cari Wartawan di Selat Sunda
VOI · 9 September 2026 pukul 06.30
5 Jurnalis Hilang Kontak, Tim SAR Sisir Pulau Panjang dan Rakata
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 06.26