Dua Gunung Erupsi Berdekatan, Budayawan Jawa Bicara soal Kode Alam dan Tatanan Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau (GAK) dan Gunung Semeru erupsi dalam beberapa hari terakhir, dengan kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak. Menurut budayawan Romo Edi Purwanto, dalam mitologi Jawa, erupsi gunung bukan sekadar fenomena geologis, tetapi simbol ketidakharmonisan kosmis, murka kekuatan gaib, atau pertanda perubahan zaman. Letusan gunung beruntun sering dikaitkan dengan memudarnya legitimasi penguasa atau kehilangan keselarasan moral manusia dengan alam. Erupsi ini diidentikkan dengan masa kekacauan sebelum tatanan zaman baru dimulai. Kepercayaan Jawa kuno meyakini sosokan Satrio Piningit yang lahir di lereng Gunung Slamet akan muncul untuk memimpin tatanan baru di Nusantara, dengan Gunung Slamet sebagai tetenger kelahiran kebaikan. Romo Edi memperingatkan bahwa suasana panas akan melanda negeri ini, dan keributan mudah tersulut dalam waktu dekat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 06.28
Gunung Ili Lewotolok NTT Meletus Minggu Pagi
Berita terkait
Gunung Ile Lewotolok Catat 1.873 Gempa Letusan dalam Lima Hari, Erupsi Masih Berlanjut
VOI · 7 September 2026 pukul 00.13
Instruksi Kapolri Terkait Erupsi Anak Krakatau
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 23.35
Gubernur Mirza Imbau Masyarakat Lampung Tetap Tenang dan Waspada
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 23.28
Imbas Pembatalan Penerbangan di Soetta, Polisi Bagikan Masker dan Makanan untuk Calon Penumpang
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 22.17