Dugaan Keracunan MBG Dialami Ratusan Siswa di Pati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) terjadi di tiga wilayah: Pati (Jawa Tengah), Bantul (Yogyakarta), dan Madiun (Jawa Timur). Di Pati, ratusan siswa SMP Negeri 1 Gembong dan MTS Negeri 3 Pati dilarikan ke rumah sakit setelah mengonsumsi MBG. Puskesmas Gembong kelebihan beban, sehingga 29 unit ambulans dikerahkan untuk evakuasi. Sekitar 103 siswa dan 13 guru di SMP Negeri 1 Gembong, serta 127 siswa dan 30 guru di MTS Negeri 3 Pati dilaporkan mengalami mual, diare, pusing, dan lemas. Di Bantul, empat sekolan dasar (SDN 1 Sumberagung, SD Patalan, SD Sawahan, SD Kembangsongo) terdampak. Sekitar 50 siswa dan 1 guru di SDN 1 Sumberagung mengalami gejala serupa setelah konsumsi MBG pada Jumat (4/9). Dinas Kesehatan Bantul melakukan penyelidikan epidemiologi yang mengarah pada MBG sebagai sumber keracunan. Sampel makanan dikirim ke laboratorium untuk uji coba. Di Madiun, puluhan siswa SDN 02 Kanigoro juga dilarikan ke Puskesmas Sukosari. Salah satu siswa melaporkan rasa pahit dan asam pada udang sebagai menu yang diduga menyebabkan keracunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 16.30
Investigasi Keracunan MBG di Jogja: SPPG Diberhentikan, Proses Produksi Diperiksa
JawaPos · 9 September 2026 pukul 15.15
Ratusan Siswa dan Guru di Pati Diduga Keracunan Usai Santap MBG
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 16.42
Kasus Keracunan Berulang, Legislator Minta BGN Benahi Sistem Keamanan MBG
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 16.14
Ratusan Siswa dan Guru di Pati Diduga Keracunan MBG, Alami Mual dan Diare
Berita terkait
Mahfud MD: Sudaryono Menurut Saya Bagus, tapi Dia Gagal Sampai Saat Ini Urus MBG
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 15.57
Ratusan Siswa dan Guru Mual-Diare Usai Santap MBG di Pati
Detik.com · 9 September 2026 pukul 14.15
Amnesty Desak Program MBG Dihentikan Usai Siswi Karo Hilang Ingatan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 11.47
Mahfud MD: Keracunan MBG Ini Kecelakaan Berkelanjutan, Itu Artinya Kesengajaan
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 11.30