Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dukcapil Jemput Bola Layani Dokumen Korban Gempa di Nagekeo

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri bersama Dinas Dukcapil Nagekeo membuka layanan administrasi kependudukan secara gratis di Posko Paroki Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Layanan ini ditujukan bagi warga yang dokumen kependudukannya rusak atau hilang akibat gempa bumi. Dengan sistem jemput bola, petugas datang langsung ke lokasi pengungsian sehingga warga tidak perlu mendatangi kantor Dukcapil. Layanan ini penting karena dokumen kependudukan diperlukan untuk mengakses bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya.

Gempa bumi di Nagekeo menyebabkan sembilan orang meninggal dunia, 22 orang luka, 7.430 rumah rusak, dan 540 bangunan kantor serta fasilitas umum terdampat. Kerusakan tersebar di enam kecamatan dan 113 desa. Pada hari pertama, layanan di Posko Aeramo mulai pukul 07.30 WITA dan secara resmi dibuka oleh Bupati Nagekeo pukul 09.00 WITA. Dukungan dari pemerintah pusat meliputi 6.000 lembar blangko KTP elektronik, ribbon, dan perangkat Starlink untuk konektivitas.

Sepanjang hari pertama, petugas berhasil menerbitkan 300 dokumen kependudukan, termasuk 108 KTP elektronik, 93 kartu keluarga, 49 kartu identitas anak, 26 akta kelahiran, empat akta kematian, dan tiga akta perkawinan. Selain itu, dilakukan sembilan perekaman KTP baru dan lima penerbitan surat keterangan pindah. Kepala Ditjen Dukcapil menekankan bahwa layanan kependudukan tetap berjalan meski dalam kondisi darurat, sebagai wujud Dukcapil Prima yang mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait