Dulu Dosen, Kini Leny Jadi Guru Mandarin Sesama Napi Lapas Perempuan Bandung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Leny, mantan dosen dari Universitas Beijing, kini mengajar bahasa Mandarin di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung setelah menerima hukuman 4 taham 6 bulan karena kasus penipuan terkait kursus bahasa Mandarin ilegal. Ia memulai kelas pada 2025 dengan 12 peserta menggunakan metode percakapan harian tanpa tekankan grammar atau hanzi, yang berhasil menarik 50-60 napi hingga Maret 2025. Namun, setelah guru sosial dari gereja menggantinya, jumlah peserta turun menjadi 9 orang sehingga Leny kembali aktif mengajar. Selain bahasa Mandarin, ia juga mengajar pijat refleksi di salon lapas dan menilai lingkungan penjara Bandung lebih mendukung dibanding penjara di China atau Singapura, menyebutnya sebagai 'sekolah kepribadian'.
Bagikan
Berita terkait
Ini Alasan Dindik Jatim Siapkan Sekolah untuk Muktamar NU
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 20.58
Imigrasi Depok Bongkar TPPO Modus Pengantin Titipan ke Tiongkok, Mahar Rp70 Juta
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.10
Polisi Temukan 3 Plastik Klip Bekas Sabu Saat Geledah Rumah Aktor Revaldo Fifaldi
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 18.45
Rayakan HUT Ke-61, IKPI Ajak Generasi Muda Melek Literasi Pajak
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 13.58