DWP Kemenkop Perkuat Sinergi Industri Kulit Garut Lewat Koperasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DWP Kemenkop mendukung penguatan sinergi industri kulit Garut melalui kelembagaan koperasi. Penasihat DWP Kemenkop Sita Ferry Juliantono menyatakan Garut memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kulit, dengan banyak pelaku usaha, nilai tambah ekonomi, lapangan kerja, dan rantai pasok dari penyamakan hingga pemasaran. Keterampilan pengolahan kulit telah diwariskan turun-temurun, menghasilkan produk seperti jaket, tas, sepatu, dan fashion kulit lainnya. Namun, persaingan semakin ketat, sehingga koperasi perlu memfasilitasi kolaborasi untuk meningkatkan kualitas, inovasi, dan akses pasar. Kegiatan 'Leather Up: Accelerate, Create and Connect with Cooperatives' diselenggarakan di Garut pada 10 September 2026, diikuti 100 peserta termasuk anggota koperasi, UMKM, dan perwakilan Koperasi Artisan Kulit Indonesia. Tujuannnya adalah meningkatkan kapasitas koperasi, berbagi praktik terbaik, dan memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha agar industri kulit Garut kompetitif hingga ekspor.
Bagikan
Berita terkait
Berkat Pemberdayaan PNM, Gula Aren Gasebu Kini Dilirik Eksportir
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 21.18
Rasakan Manfaat Pemberdayaan PNM, Gasebu Berhasil Tembus ke Mancanegara
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 19.11
Perkuat Hilirisasi Desa, Menkop Dorong KDKMP Jadi Offtaker Produk Unggulan
Detik.com · 4 September 2026 pukul 21.41
Harga Minyak Goreng Lebih Murah, KDKMP Cakung Timur Jadi Incaran Pembeli
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 19.54