Efek El Nino, BMKG Sebut Puncak Musim Hujan Mundur hingga Awal 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3938376/original/004974400_1645165608-20220218-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jakarta-7.jpg)
BMKG mengonfirmasi awal musim hujan di Indonesia tahun ini mundur akibat fenomena El Nino fase kuat. Wilayah rawan kebakaran hutan seperti Riau, Jambi, Sumatra Selatan, serta Kalimantan Tengah, Barat, dan Selatan diperkirakan mulai hujan pada Oktober 2026, sementara wilayah lain menyusul pada November hingga Desember.
Puncak musim hujan diproyeksikan terjadi antara Desember 2026 hingga Februari 2027. Meskipun intensitas hujan normal, BMKG memperingatkan bahwa durasi musim hujan tahun ini akan lebih singkat. Hal ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan tanah longsor, sehingga masyarakat dan pemerintah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 September 2026 pukul 11.30
Prakiraan Awal dan Puncak Musim Hujan 2026/2027 di Indonesia
Detik.com · 23 September 2026 pukul 07.45
Yang Bikin Musim Hujan Mundur dan Durasinya Lebih Pendek
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 18.10
BMKG: Musim Hujan Sedikit Mundur Akibat El Nino Kuat, Puncaknya Desember 2026-Februari 2027
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 17.02
BMKG Ungkap El Nino Masih Kuat Sehingga Berpotensi Musim Hujan 2026-2027 Mundur
Berita terkait
BMKG Ungkap Musim Hujan 2026/2027 Pendek, tapi Curah Hujan Lebih Besar
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.55
Super El Nino Bikin Musim Hujan Mundur, Ini Antisipasi Kementan
kumparan · 24 September 2026 pukul 10.24
Infografis: Waspada Ancaman Bencana di Bulan Desember
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 21.07
BMKG Ungkap Penyebab Musim Hujan Mundur dan Durasi Lebih Singkat
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 13.30