Ekonomi Tumbuh 5,29%: Prabowo Dikritik dan Kenyataannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan II-2026 sebesar 5,29% (yoy), tertinggi sejak Triwulan II-2022 dan salah satu tertinggi di antara negara G-20. Pertumbuhan ini mendorong pertumbuhan ekonomi pada Semester I 2026 mencapai 5,45% (c-to-c), melebihi target APBN 2026 sebesar 5,4%. Lima sektor andalan yakini industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan memberikan kontribusi besar, sementara tiga sektor tumbuh paling cepat: pengadaan listrik & gas, akomodasi & makan minum, dan informasi & komunikasi. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga dan PMTB mendominasi dengan kontribusi 82,68%, sementara konsumsi pemerintah tumbuh 15,97%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.08
Pertumbuhan Ekonomi 5,29 Persen, Rudi Hartono Bangun Merespons, Pakai Frasa “Sinyal Positif’
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 19.50
Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Manufaktur dan Investasi Makin Bergairah
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 19.05
BPS: Maluku Utara hingga Kepri Pimpin Pertumbuhan Ekonomi Nasional
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 19.00
BPS: Deretan Provinsi Berbasis Industri Tumbuh Tinggi Kuartal II-2026
Berita terkait
SBY Bicara soal Ambisi Prabowo Kejar Ekonomi 6%: Saya Melihat...
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 00.00
Prabowo: Indikator Ekonomi RI Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 19.32
Prabowo Sebut Ekonomi RI Cetak Rekor 13 Tahun di Tengah Ketidakpastian Global
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 16.07
Prabowo Banggakan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tertinggi dalam 13 Tahun
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.47