Eks Napi Luncurkan Sepatu Merek 'Arprize', Berbekal Keterampilan Saat Masa Pidana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bakti Kurniawan, mantan narapidana asal Kabupaten Tangerang, Banten, berhasil membangun merek sepatu lokal bernama Arprize berbekal keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pidana selama 1 tahun 10 bulan. Kini berstatus klien pembebasan bersyarat di bawah bimbingan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ciangir, Bakti memproduksi sepatu bersama keluarganya dan memasarkannya melalui TikTok Shop, Shopee, serta sejumlah outlet fisik. Sepatu Arprize didesain dengan gaya kasual modern, didominasi warna hitam dan putih, dan mengedepankan kenyamanan, material berkualitas, serta sol yang tahan lama.
Kepala Bapas Kelas II Ciangir Anjar Seto mengapresiasi usaha mandiri Bakti sebagai cerminan keberhasilan program pembimbingan kemasyarakatan yang bertujuan mengembalikan klien menjadi pribadi produktif. Anjar berharap Arprize dapat berkembang lebih pesat dan membuka lapangan kerja bagi klien pemasyarakatan lainnya. Saat ini Bapas Ciangir membimbing 1.287 klien pemasyarakatan. Secara nasional, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menekankan pendekatan pemasyarakatan berbasis humanisme dan kemandirian, termasuk mendorong kepala lapas membangun jejaring agar produk warga binaan memiliki nilai ekonomis dan berdaya saing.
Bagikan
Berita terkait
Eks Napi Luncurkan Sepatu Merk 'Arprize', Berbekal Keterampilan saat Masa Pidana
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 16.50
Jurus Apple Bantu UMKM, dari Kelola Karyawan hingga Bikin Konten
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 11.38
HUT ke-81 RI, 173 Ribu Napi Dapat Remisi
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.35
BI perluas kebijakan MDR QRIS 0 persen untuk pelaku UMKM
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 11.24