Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Ekspansi ke Asia-Pasifik dan Eropa, Kapabilitas MRO Jadi Andalan

Vietjet memperluas kemitraan strategis dengan Thales dan CFM International untuk memperkuat kapabilitas maintenance, repair, and overhaul (MRO), penerbangan digital, artificial intelligence (AI), dan keamanan siber. Kesepakatan ini ditandatangani di Paris pada September 2026 dalam rangkaian kunjungan resmi Sekretaris Jenderal dan Presiden Vietnam To Lam ke Prancis. Melalui kontrak Repair-By-The-Hour (RBTH) dengan Thales, Vietjet akan mendapatkan dukungan perawatan komponen untuk armada Airbus termasuk A320/A321, A321neo/A321XLR, A330, dan A330neo. Selain itu, kedua perusahaan juga menandatangani MoU untuk mengeksplorasi solusi cloud, analitik prediktif, dan teknologi AI dalam operasional maskapai.

Di sisi lain, Vietjet menandatangani Letter of Intent (LOI) dengan CFM International untuk mengembangkan kapabilitas MRO mesin LEAP secara lokal di Vietnam. Inisiatif ini mendukung ekspansi armada generasi baru Vietjet yang menggunakan mesin LEAP-1B, termasuk pesanan 200 pesawat Boeing 737-8. Pengembangan kapabilitas ini diharapkan memperkuat industri kedirgantaraan Vietnam dan melatih insinyer dengan kualifikasi internasional.

Untuk mendukung ekspansi internasional, Vietjet menghubungkan Jakarta dan Bali dengan Hanoi serta Ho Chi Minh City. Maskapai ini juga akan meluncurkan layanan pertamanya ke Eropa pada Oktober 2026. Indonesia menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan Vietjet di kawasan Asia-Pasifik.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait