Ekspansi Pembiayaan Digital Diiringi Penguatan Tata Kelola dan Risiko
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekspansi pembiayaan digital di Indonesia mendorong perusahaan untuk mengintegrasikan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan (GRC) sebagai bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar fungsi pengawasan. PT Indodana Multi Finance, penyedia layanan Buy Now Pay Later (BNPL) yang diawasi OJK, mengembangkan pendekatan Intelligent GRC untuk mendukung pertumbuhan bisnis dengan risiko yang terkendali. Strategi ini mendorong transformasi GRC menggunakan teknologi modern, pengolahan data, dan risk intelligence agar keputusan bisnis lebih presisi dan terukur.
Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, menegaskan bahwa pertumbuhan tidak hanya ditentukan oleh skala bisnis, tetapi juga kualitas portofolio dan pengelolaan risiko yang prudent. Penerapan Intelligent GRC berhasil meningkatkan profitabilitas dan laba perusahaan, sementara kualitas Non-Performing Financing (NPF) tetap terjaga. GRC yang kuat juga menjadi pondasi untuk membangun kepercayaan jangka panjang terhadap masyarakat, mitra, dan regulator.
Indodana Finance meraih penghargaan TOP GRC Awards 2026 dengan predikat #4 Star, serta penghargaan individu bagi Iwan Dewanto sebagai The Most Committed GRC Leader 2026. Integrasi GRC dengan prinsip ESG diharapkan mendorong pertumbuhan industri keuangan digital yang sehat dan inklusif di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 00.00
Indodana Finance Menang 2 Penghargaan di TOP GRC Awards 2026
Berita terkait
Penguatan GRC Didorong untuk Hadapi Perubahan dan Pertumbuhan Bisnis
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.15
Konsisten Terapkan GRC, JR Borong Empat Penghargaan Sekaligus
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 01.36
MUTU International Perkuat GRC dan ESG untuk Topang Pertumbuhan Bisnis
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 21.21
Tata Kelola Akuntabel Dukung Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.39