El Nino Sangat Kuat, BMKG Keluarkan Peringatan-Prediksi Terbaru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG mengonfirmasi fenomena El Nino intensitas sangat kuat dengan indeks ENSO 3 bulanan +2,70 dan indeks IOD positif +0,99. Kombinasi kedua anomali iklim ini menyebabkan musim kemarau menjadi sangat panas, curah hujan berkurang signifikan, serta memperpanjang periode kekeringan di sebagian besar wilayah Indonesia. Akibatnya, musim hujan 2026/2027 diprediksi datang terlambat dengan durasi yang lebih singkat.
Data monitoring Dasarian III September 2026 menunjukkan hanya 5,7% wilayah Indonesia yang telah memasuki musim hujan. BMKG mencatat ribuan titik mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) ekstrem panjang lebih dari 60 hari, dengan titik terpanjang mencapai 151 hari di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Peringatan dini kekeringan meteorologis dikeluarkan untuk berbagai provinsi, sementara curah hujan Oktober diprediksi berada pada kriteria rendah-menengah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 11.36
BMKG Ungkap Suhu Maksimal Surabaya, Benarkah Capai 48 Derajat?
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 09.00
Prakiraan Cuaca Jabodetabek 6 Oktober 2026, Hujan Berpotensi Turun Siang hingga Dini Hari
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 08.00
BMKG Prediksi Hujan di Sejumlah Wilayah Jawa Barat Hari Ini, Waspada Petir dan Angin Kencang
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 06.20
Waspada Hujan Lebat Selasa Ini, Simak Daftar Wilayahnya
Berita terkait
BMKG Ungkap 1 Daerah yang Tidak Kena Hujan Terlama, sampai 131 Hari
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.15
BMKG: 25 Provinsi Tidak Hujan Lebih dari 60 Hari, Bantul Terlama
Detik.com · 22 September 2026 pukul 13.19
Ribuan Titik di RI Tak Diguyur Hujan Lebih dari 2 Bulan Imbas El Nino
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 12.24
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Masih Bertahan Hingga Oktober
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 11.00