Empati Bencana NTT, Tak Ada Kembang Api di Acara Malam Merdeka Monas-HI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Ekonomi Kreatif menyesuaikan rangkaian acara Malam Merdeka dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai bentuk empati terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyesuaian ini termasuk penundaan pertunjukan kembang api dan penambahan pesan "Pray for NTT" dalam video mapping di Monas serta pertunjukan drone. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menjelaskan bahwa langkah ini diambil karena pemerintah mempertimbangkan kondisi masyarakat yang sedang berduka. Pemerintah mengimbau agar perayaan kemerdekaan tetap dilakukan dengan sederhana dan tidak berlebihan, untuk mengingat saudara-saudara yang terdampak bencana. Rangkaian acara masih digelar, namun dengan nuansa solidaritas dan kebersamaan. Deputi Bidang Strategi dan Komunikasi Bakom RI, Fahd Pahdepie, menekankan bahwa perayaan harus menjadi momentum untuk bersyukur sekaligus membantu menggalang bantuan dan doa bersama bagi korban gempa di NTT. Kementerian berharap peringatan kemerdekaan kali ini dapat menunjukkan ketangguhan bangsa Indonesia dalam menghadapi musibah dan membangun kembali harapan bersama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.52
Sejumlah Menteri Upacara HUT Ke-81RI di NTT Pascagempa
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 02.05
Palestina Ikut Belasungkawa kepada RI atas Gempa di NTT
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 21.45
Duka Gempa Flores, Pemain & Penonton Soekarno Cup 2026 Mengheningkan Cipta Sebelum Kick-off
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.50
Ribuan Gempa Nonstop Hantam NTT, Petaka Sesungguhnya Ancam Flores?
Berita terkait
Gempa Bumi M5,3 Guncang Ruteng NTT, Berpusat di Darat
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 09.36
BNPB: 94 Warga NTT Meninggal di Pengungsian Bukan Dampak Langsung Gempa, tapi Riwayat Sakit Lama
JawaPos · 19 September 2026 pukul 10.00
Gempar Indonesia Gelar Doa Bersama Lintas Profesi untuk Korban Bencana Alam
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 21.20
Gempa M6,2 Terjadi di Laut Banda Terasa hingga Kota Kupang
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 19.49