Erupsi Anak Krakatau, Pemerintah Minta Kampus Terdampak Belajar Daring
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah meminta perguruan tinggi negeri dan swasta menyesuaikan aktivitas akademik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan mengimbau kampus untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan guna meminimalkan risiko paparan abu vulkanik. Pembelajaran dapat dilakukan secara daring, hybrid, atau metode lain yang sesuai dengan kondisi setempat.
Kebijakan tidak menetapkan pola pembelajaran seragam untuk seluruh perguruan tinggi. Setiap kampus dapat menyesuaikan strategi berdasarkan tingkat dampak abu vulkanik di wilayahnya. Aktivitas layanan kantor dan kegiatan akademik lainnya juga dapat dimodifikasi untuk mengurangi paparan debu akibat erupsi.
Fauzan juga meminta pimpinan perguruan tinggi mengaktifkan posko siaga di lingkungan kampus. Posko ini diharapkan mendukung kesiapsiagaan kampus menghadapi situasi erupsi yang dinamis dan memastikan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah setempat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 6 September 2026 pukul 19.57
28 penerbangan di Sepinggan batal akibat abu vulkanik Anak Krakatau
VOI · 6 September 2026 pukul 19.00
Abu Anak Krakatau Ancam Jakarta, Sekolah Terapkan PJJ Mulai Senin
VOI · 6 September 2026 pukul 17.45
Prabowo Minta Warga Jauhi Zona Bahaya Anak Krakatau, Abu Pekat Wajib Pakai Masker
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 15.54
Prabowo Pantau Dampak dan Perkuat Mitigasi Erupsi Anak Krakatau
Berita terkait
Erupsi Anak Krakatau, Prabowo Minta Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.49
Erupsi Anak Krakatau, Penutupan Soetta Diperpanjang Hingga 17.30 WIB
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 14.44
Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 14.42
6 Bandara Ditutup akibat Erupsi Anak Krakatau, Ratusan Penerbangan Terdampak
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 13.32