Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Depok Tingkatkan Kewaspadaan Dampak Abu Vulkanik

Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Jumat malam hingga Sabtu (5/9/2026) menyebabkan abu vulkanik menyebar hingga ke wilayah Depok, Jawa Barat. Laporan warga menunjukkan lapisan debu halus menempel pada kendaraan dan permukaan luar rumah sejak Minggu (6/9/2026). Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mengimbau warga tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana DPKP Kota Depok, Deni Romulo Hutauruk, menyarankan agar warga tidak menyapu debu kering langsung. Ia menyarankan membersihkan abu setelah dibasahi agar tidak beterbangan dan mengganggu pernapasan. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga dengan kondisi kesehatan tertentu dianjurkan untuk membatasi kegiatan di luar rumah. Warga yang mengalami iritasi mata, gangguan pernapasan, atau keluhan kesehatan lainnya disarankan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Selain Depok, aktivitas vulkanik ini juga mempengaruhi operasional penerbangan di sejumlah bandara, termasuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan 17 penerbangan dibatalkan, Bandara Depati Amir Pangkalpinang dengan 10 penerbangan dibatalkan dan 1.262 penumpang terdampak, serta Bandara Yogyakarta International Airport. KAI Daop 4 Semarang juga menambah operasional KA tambahan dengan 714 kursi untuk antisipasi dampak erupsi. Masyarakat juga disarankan menutup pintu, jendela, dan tempat penampungan air bersih untuk mencegah abu masuk ke dalam rumah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait