Fadli Zon Ajak Wahdah Islamiyah Majukan Budaya Islam, Soroti 10.000 Guru Al-Quran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Tabligh Akbar Nasional dan pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu, 22 Agustus. Dalam kesempatan itu, ia mengajak Wahdah Islamiyah untuk ikut memajukan kebudayaan nasional, khususnya ekspresi budaya Islam yang berkembang di berbagai daerah. Fadli menyampaikan bahwa pengukuhan 10.000 guru Al-Quran dalam muktamar tersebut juga memiliki dimensi kebudayaan yang penting. Ia mencontohkan beberapa tradisi Islam seperti tilawatil Qur'an, kaligrafi, hadroh, halal bihalal, dan tradisi berbuka puasa atau iftar, yang telah mendapat pengakuan sebagai warisan budaya takbenda UNESCO. Fadli meminta Wahdah Islamiyiyah untuk membantu menjaga dan mengembangkan ekspresi budaya Islam, baik berupa benda maupun tradisi dan praktik budaya. Ia juga menekankan bahwa upaya memajukan budaya nasional merupakan amanat Pasal 32 ayat 1 UUD 1945. Kementerian Kebudayaan terus mengembangkan budaya dan seni Islam, namun membutuhkan dukungan dari organisasi masyarakat dan mitra lainnya untuk menghadapi berbagai arus budaya yang tidak sesuai dengan jati diri dan identitas bangsa. Muktamar V Wahdah Islamiyah digelar setiap lima tahun dan tahun ini mengusung tema 'Memantakan Persatuan dan Kolaborasi Menuju Indonesia Berkah'.
Bagikan
Berita terkait
HUT ke-81 RI, Fadli Zon Tegaskan Kebudayaan Jadi Perekat Keberagaman
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 14.00
Sensus Ekonomi 2026 Bakal Hitung PDB Kebudayaan, Fadli Zon Minta Data Pelaku Lebih Presisi
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 20.01
Indonesia-Malaysia Perkuat Diplomasi Budaya, Fadli Zon Soroti Jaminan Konstitusi
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 16.30
Al-Quran, Mukjizat Nabi Muhammad SAW yang Berlaku hingga Akhir Zaman
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 13.55