Fahri Hamzah Bicara Masa Depan Indonesia Butuh Sosok Pemimpin seperti Philosopher King
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah dalam Kajian Wawasan Kebangsaan 'Memahami Statecraft: Mengelola Negara di Era AI' menekankan pentingnya perpaduan antara kekuasaan dan ilmu pengetahuan sebagai kunci keberhasilan negara di era digital. Ia menyatakan bahwa pemimpin yang dibutuhkan adalah 'philosopher king' yaitu sosok yang memiliki otoritas kekuasaan sekaligus kebijaksanaan berbasis ilmu pengetahuan. Fahri juga menjelaskan bahwa pengelolaan negara di era AI menuntut pemahaman mendalam tentang statecraft dan visi kepemimpinan lintas generasi. Ia menekankan bahwa politisi hanya berpikir tentang pemilu berikutnya, sementara negarawan harus berpikir untuk generasi mendatang.
Bagikan
Berita terkait
Unsoed Pastikan Kepemimpinan Tetap Berjalan di Tengah Pemeriksaan KPK
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.23
Dana Kelolaan Rp48,8 Triliun, Regenerasi Kepemimpinan Disiapkan Jaga Pertumbuhan
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 23.07
Sucor AM Kelola Dana Rp48,8 Triliun, Upik Susiyawati Jabat Direktur Utama
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 20.21
Kepemimpinan Unsoed Dipegang Warek Sementara Usai Rektor Kena OTT KPK
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 19.46