Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Fakta-Kronologi Siswa Lakukan Penembakan Massal di Sekolah

Seorang siswa berusia 20-an tahun melakukan penembakan massal di kompleks pendidikan swasta terpisah dari kampus utama Universitas Ateneo de Zamboanga, Filipina, Selasa (18/8/2026) pukul 07.50 waktu setempat. Pelaku berhasil menembus keamanan membawa senapan dan pistol, menembak mati satu siswa dan melukai minimal dua orang lain, sebelum bunuh diri. Insiden ini menewaskan total dua siswa termasuk pelaku. Ratusan siswa dievakuasi dan kegiatan belajar mengajar dihentikan total. Pelaku menyiarakan aksi secara langsung via Facebook menggunakan body camera dengan sudut pandang first-person shooter, video tersebut kemudian dihapus dan akun dinonaktifkan.

Kepolisian mengakui kelalaian sistem keamanan dan menyelidiki motif serta cara pelaku membawa senjata masuk sekolah. Wali Kota Zamboanga, Khymer Olaso, mengonfirmasi dari video bahwa pelaku pertama menembak guru (meleset) lalu pindah ruangan menembak siswa lain. Kepala Kepolisian Jose Melencio Nartatez meminta masyarakat tidak membagikan konten tidak terverifikasi untuk mencegah kepanikan.

Penembakan di sekolah langka di Filipina karena regulasi senjata ketat, namun pasar gelap senjata api tetap beroperasi. Baru Juni 2026, insiden serupa di Tacloban menewaskan tiga siswa dan melukai 20 orang. Ironisnya, kampus Ateneo de Zamboanga baru saja menggelar latihan tanggap penembak aktif. Polisi menegaskan langkah keamanan sekolah terus ditingkatkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait