FBI Tangkap Wanita Diduga Mata-mata China Awasi Anak Presiden Taiwan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

FBI menangkap Wanying Zhang, wanita berusia 34 tahun dari Irvine, California, yang diduga menjadi mata-mata China. Zhang ditangkap di Bandara Los Angeles pada 4 Oktober 2025 saat mencoba terbang ke Shanghai. Menurut Jaksa AS Bill Essayli, Zhang bertindak sebagai agen China yang tidak terdaftar dan memata-matai putra Presiden Taiwan Lai Ching-te serta keluarganya. FBI menuduhnya mengirimkan foto, video, dan informasi pelat nomor kendaraan kepada handler-nya setelah mengintai kerabat dekat pejabat Taiwan di AS, termasuk mengintai keluarga presiden Taiwan yang berada di Amerika. Zhang diduga menggunakan teknik spionase untuk menghindari terdeteksi dan mengkoordinasikan aktivitasnya dengan rekan di AS. Direktur FBI Kash Patel memperingatkan bahwa AS tidak lagi aman untuk operasi spionase asing. Zhang dijadwalkan hadir dalam persidangan pengadilan federal AS pada 5 Oktober 2025 untuk sidang pendahuluan. Pemerintah Taiwan mengutuk aksi pengintaian ini sebagai 'tindakan biadab' dan kasus 'penindasan transnasional', sambil mengucapkan terima kasih kepada otoritas AS atas bantuan dan perlindungan terhadap warganya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 13.32
FBI Tangkap Wanita AS atas Tuduhan Jadi Mata-Mata China
Berita terkait
Taiwan Terima Jet Tempur F-16V Pertama Buatan AS untuk Hadapi China
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 15.10
Taiwan Terima 2 Jet Tempur F-16V Buatan AS untuk Tangkal China
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.41
Waswas Diinvasi China, Taiwan Terima Jet Tempur F-16V Canggih dari AS
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 11.00
AS Yakin China Belum Akan Invasi Taiwan Sebelum 2028
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 18.00