Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Fenomena Makan Tabungan Masih Terjadi? Ekonom Menyoroti Dinamika Simpanan Nasabah

Industri perbankan nasional mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang solid hingga pertengahan 2026. Data LPS menunjukkan total simpanan masyarakat di bank umum mencapai Rp10.231,72 triliun per akhir Juni 2026, naik 10,11% year-on-year dari Rp9.292,22 triliun pada Juni 2025. Pertumbuhan ini ditopang oleh kenaikan di seluruh segmen saldo, mulai dari simpanan ritel hingga korporasi.

Simpanan di bawah Rp100 juta naik 5,16% yoy menjadi Rp1.143,03 triliun, dengan jumlah rekening mencapai 689,47 juta atau 98,93% dari total rekening DPK. Ekonom Bright Institute, Awalil Rizky, menyebut angka ini menyangkal fenomena "makan tabungan" di kalangan masyarakat. Namun, rata-rata saldo per rekening di kelompok tersebut justru turun dari Rp1,76 juta menjadi Rp1,69 juta, akibat ekspansi pesat jumlah rekening. Pergeseran serupa juga terjadi di segmen menengah.

Awalil menilai lonjakan jumlah rekening mencerminkan keberhasilan perluasan inklusi keuangan digital, antara lain melalui penyaluran bantuan sosial pemerintah, sistem pembayaran sekolah, dan integrasi layanan perbankan digital.

Berita terkait