Format Baru, Rakor Mendagri Kini Fokus pada Peningkatan Ekonomi Daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Kemendagri 2026 memperkenalkan fokus baru pada pertumbuhan ekonomi daerah. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan agenda ini rutin dan akan dievaluasi bulanan, sebagai upaya mewujudkan Indonesia Emas serta mengeluarkan negara dari middle income trap. Tito menekankan target pertumbuhan ekonomi harus mencapai double digit seperti negara maju. Empat komponen utama yang dikawal meliputi konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah (APBD), investasi, dan ekspor neto. Setiap tiga bulan dilakukan anev untuk memantau realisasi pendapatan dan belanja daerah, dengan tegasan bagi daerah yang kinerja lambat. Kolaborasi dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Kepala BPS memfasilitasi data akurat dan persaingan sehat antar daerah. Inflasi tahunan diangkat menjadi 3,19 persen, dengan harapan daerah lebih proaktif dalam perubahan ekonomi.
Bagikan
Berita terkait
Bappenas-Kemendagri Bakal Bentuk Tim Guna Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 13.30
Kemendagri Dorong Daerah Temukan Penghambat Pertumbuhan Ekonomi
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 18.06
Sekjen Kemendagri: Tim Pemantauan Wajib Temukan Akar Masalah Ekonomi Daerah
kumparan · 5 September 2026 pukul 17.30
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Jaga Stabilitas Harga Acuan Usai IPH Naik
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 13.48