Foto: Ketika Gulma Danau Dal Menjadi Bahan Baku Seni Tradisional Kashmir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di Srinagar, India, seorang seniman bernama Kulsum Irshad (Simran) mengembangkan teknik baru dalam seni tradisional Kashmir yang biasanya menggunakan kertas bekas. Akibat kertas semakin mahal dan langka, ia mencari alternatif dan menemukan solusi dengan menggunakan gulma kering, rumput, dan alga dari Danau Dal sebagai bahan baku pengganti kertas. Teknik ini disebutnya 'grass mache', yang menghasilkan karya seni yang lebih ringan dan tahan lama. Danau Dal, yang tercemar akibat pembuatan lahan dan limbah, menjadi sumber bahan yang tidak terduga. Simran tidak hanya memanfaatkan gulma untuk seni, tetapi juga melihatnya sebagai cara untuk menjaga lingkungan. Dalam lima tahun terakhir, ia telah melatih sekitar 50 perempuan dalam teknik tradisional, dan sekarang berusaha memperluas pelatihan untuk teknik baru ini, meskipun terbatas oleh ruang dan sumber daya.
Bagikan
Berita terkait
Menelan Anggaran Rp 20 Miliar, Taman Budaya Bantul Segera Beroperasi
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 12.05
Wamensos Dukung Program 'Aku Cinta Laut' Bantu Masyarakat Jaga Lingkungan
Detik.com · 6 September 2026 pukul 20.07
Mengintip aksi mengagumkan seniman remaja di TBRS Semarang, bentuk karakter generasi muda lewat seni
ANTARA News · 5 September 2026 pukul 20.05
Kemenbud Dukung Studio Seni Indonesia Perkenalkan Budaya Sunda di Hungaria
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 10.04